<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Islam</title>
	<atom:link href="http://pendidikankaummuda.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pendidikankaummuda.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2009 07:09:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pendidikankaummuda.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Islam</title>
		<link>http://pendidikankaummuda.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pendidikankaummuda.wordpress.com/osd.xml" title="Islam" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pendidikankaummuda.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Islamkoe</title>
		<link>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/islamkoe/</link>
		<comments>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/islamkoe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 19:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rabetsa Kariono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/islamkoe/</guid>
		<description><![CDATA[Antara Ukhuwah dan Pacaran Maksud hati ingin ukhuwah dengan lawan jenis, tapi malah terjebak dalam pacaran. Tadinya pengen menjalin ukhuwah islamiyah, tapi apa daya kecemplung jadi demenan. He..he.. jangan heran atuh, sebab hubungan dengan lawan jenis itu rentan banget disusupi oleh perasaan-perasaan lain yang getarannya lebih dahsyat. Apalagi kalo ditambah naik bajaj, dijamin tambah menggigil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikankaummuda.wordpress.com&amp;blog=2988474&amp;post=4&amp;subd=pendidikankaummuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<table class="MsoNormalTable" style="width:95%;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="95%">
<tbody>
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#d4d0c8;padding:0;"><strong><span style="font-size:10.5pt;color:#2e58b0;font-family:Arial;">Antara Ukhuwah dan Pacaran </span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#d4d0c8;padding:0;"><em><span style="font-size:8.5pt;color:black;font-family:Tahoma;"></span></em></td>
</tr>
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#d4d0c8;padding:0;"><span style="font-size:8.5pt;color:black;font-family:Tahoma;"> </span></td>
</tr>
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#d4d0c8;padding:0;"><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Maksud hati ingin ukhuwah dengan lawan jenis, tapi malah terjebak dalam pacaran. Tadinya pengen menjalin ukhuwah islamiyah, tapi apa daya kecemplung jadi demenan. He..he.. jangan heran atuh, sebab hubungan dengan lawan jenis itu rentan banget disusupi oleh perasaan-perasaan lain yang getarannya lebih dahsyat. Apalagi kalo ditambah naik bajaj, dijamin tambah menggigil karena vibrasinya kuat banget (apa hubungannya?) ?</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Sobat muda muslim, sesama aktivis masjid atau organisasi kerohanian di sekolah dan kampus, selalu saja muncul hal-hal tak terduga. Cinta lokasi kerap mewarnai perjalanan hidup mereka. Iya dong, aktivis juga kan manusia. Wajar banget dong untuk merasakan hal-hal seperti itu. Apalagi mereka sama-sama sering bertemu. Bukankah pepatah Jawa mengatakan, witing tresno jalaran soko kulino sering jadi rujukan untuk menggambarkan perasaan itu? Ati-ati!</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Hmm? rasa cinta itu muncul karena seringnya bersama atau bertemu, begitu maksudnya? Yup, kamu cukup cerdas dalam masalah ini. Iya, jadi jangan kaget or heran kalo sesama aktivis pengajian muncul perasaan itu. Apalagi di antara mereka udah saling mengetahui kebiasaan masing-masing. Dijamin perasaan ?ser-seran? keduanya dijembatani oleh seringnya komunikasi dan frekuensi pertemuan. Udah deh, panah-panah asmara mulai dilepaskan dari busur masing-masing dalam nuraninya. Duh gusti, itu artinya sang panah asmara siap menembus hati masing-masing. Siap memekarkan bunga-bunga di taman hati mereka. Seterusnya, jatuh hati dan saling memendam rindu. Uhuy!</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Jadi, kalo nggak kuat-kuat amat imannya, kamu bakalan melakoni aktivitas pacaran sebagaimana layaknya dilakukan oleh mereka yang masih awam sama ajaran agama. Nggak terasa, di antara kamu mulai berani janjian untuk ketemu di masjid. Walau mungkin masih malu-malu. Tapi jangan salah lho, jika nafsu udah jadi panglima, akal sehat kamu pasti keroconya. Kamu lalu deklarasi, ?akal sehat saatnya minggir!?. Waduh, gimana jadinya kalo sesama aktivis malah terjebak dalam perasaan-perasaan seperti ini?</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Sobat muda muslim, memang ukhuwah itu tidak dibatasi cuma kepada satu jenis manusia aja, tapi kepada dua jenis sekaligus, yakni laki dan wanita. Bahkan ukhuwah islamiyah berdimensi sangat luas, yakni nggak dibatasi oleh waktu dan tempat. Kapan pun dan di mana mereka berada, asal mereka adalah muslim, itu saudara kita. Hanya saja, untuk ukhuwah dengan lawan jenis, memang ada aturan mainnya sendiri, sobat. Nggak sembarangan, atau nggak sebebas dalam bergaulnya seperti kepada teman satu jenis. Itu sebabnya, kita bahas masalah ini di buletin kesayangan kamu ini. Betul? Loading?</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Ketika cinta mulai menggoda</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;"><br />
Rasa cinta itu unik. Nggak mengenal status seseorang, dan juga suka tiba-tiba aja datang. Hadir dalam jiwa, menggerogoti hati, mengaduk-mengaduk perasaan, yang akhirnya muncul rasa suka dan rindu. Duh, banyak pujangga yang berhasil menorehkan kata-kata puitisnya tentang cinta. Sebab cinta itu naluriah. Pasti dimiliki oleh seluruh manusia, termasuk hewan. Allah udah memberikan rasa itu kepada manusia. Firman-Nya: <span style="font-family:Arial;">?Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak,?</span> <span style="font-family:Arial;">(QS Ali Imraan [3]:14)</span></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Nah, gimana jadinya kalo sesama aktivis pengajian muncul rasa cinta? Nggak masalah. Sah-sah saja kok. Bahkan sangat mungkin terjadi. Itu naluriah. Cuma, tetap harus aman dan terkendali. Nggak boleh mengganggu stabilitas nasional (ciiee.. bahasanya pejabat banget tuh!). Iya, saat cinta menggoda, jarang yang bisa bertahan dari godaannya yang kadang menggelapkan mata dan hati seseorang. Jangan heran dong kalo sampe ada yang nekat pacaran. Wah, aktivis pengajian kok pacaran? </span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Sobat muda muslim, itu sebabnya kamu kudu bisa jaga diri. Ukhuwah islamiyah di antara sesama aktivis pengajian tentunya nggak dinodai dengan perbuatan yang mencemarkan nama baik organisasi, nama baik kamu, nama baik sesama aktivis pengajian, dan yang jelas kesucian Islam. Jangan sampe ada omongan, ?aktivis pengajian aja pacarannya kuat, tuh! Muna deh!?. Coba, gimana kalo sampe ada yang bilang begitu? Nyesek banget kan? Jelas lebih dahsyat dari wabah SARS tuh! Upss&#8230;</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Kalo udah gitu, bisa ngerusak predikat tuh. Bener. Sebab, serangan kepada orang yang punya predikat ?paham agama? lebih kenceng. Jadi kalo ada aktivis pengajian yang pacaran, orang di sekililing mereka dengan sengit mengolok-olok, mencemooh, bahkan mencibir sinis. Kejam juga ya? Bandingkan dengan orang yang belum paham agama, atau nggak aktif di organisasi kerohanian Islam, biasa-biasa aja tuh. Sobat, inilah semacam ?hukuman sosial? yang kudu ditanggung seseorang yang udah dipandang ngerti. Padahal, sama aja dosanya. Tapi, seolah lebih besar kalo itu dilakukan oleh aktivis pengajian. Gawat!</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Wajar juga sih pandangan seperti itu. Sebab, umat kan lagi nyari siapa yang dapat ia percayai dan teladani dalam kehidupannya. Jadi, jangan khianati kepercayaan mereka kepadamu hanya gara-gara soal cinta yang kebablasan. Sebab, mereka menganggap bahwa kamu mampu menjaga diri dan mungkin orang lain. Nah, kalo kemudian kamu melakukan perbuatan yang merendahkan martabatmu, rasanya pantes banget kalo kemudian mereka nggak percaya lagi sama kamu yang aktif di pegajian. Betul apa betul?</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Sobat muda muslim, cinta seketika bisa datang menggoda, hadir dalam jiwa, memenuhi rongga dada, dan membawa asa yang menghempaskan segala duka yang pernah ada. Hmm.. kalo itu yang kamu rasakan, harap hati-hati. Ukhuwah di antara kamu jangan dinodai dengan aktivitas bejat, meskipun atas nama cinta. Berbahaya. Jangan heran kalo Kahlil Gibran pernah bikin puisi seperti ini: ?Cinta berlalu di hadapan kita, terbalut dalam kerendahan hati, tetapi kita lari darinya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya?</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Jaga jarak aman!</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;"><br />
Idih, emangnya mengendarai mobil sampe dibilang jaga jarak aman? He..he..he&#8230; jangan salah euy, justru yang berbahaya adalah karena seringnya deketen, apalagi sampe gesekan segala (emangnya kartu kredit main gesek?). </span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Jaga jarak aman adalah cara ampuh menjaga hati kita untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya. Bukankah seringkali kamu tak berdaya jika deketan sama orang yang kamu incer? Sebab, kalo nggak diatur dengan batasan ajaran agama, kamu bisa kebablasan berbuat tuh. Bener. Jangan sampe kamu lakuin.</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">BTW, apa aja sih batasan bergaul dengan lawan jenis, khususnya sesama aktivis? Iya, biar kita jadi ngeh, apa yang boleh dilakukan dan mana yang terlarang untuk dilakoni. Supaya ukhuwah kita nggak bias dengan pacaran.</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Pertama, </span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">kurangi frekuensi pertemuan yang nggak perlu. Memang, kalau sudah cinta, berpisah sejam serasa 60 menit, eh maksudnya setahun. Bawaannya pengen ketemu melulu. It?s not good for your health, guys! Ini nggak sehat. Perbuatan seperti itu bukannya meredam gejolak, tapi akan memperparah suasana hati kita. Pikiran dan konsentrasi kita malah makin nggak karuan. Selain itu bukan mustahil kalau kebaikan yang kita kerjakan jadi tidak ikhlas karena Allah. Misal, karena si doi jadi moderator di acara pengajian, eh kita bela-belain datang karena pengen ngeliat si doi, bukan untuk nyimak pengajiannya itu sendiri.</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Yup, kurangi frekuensi pertemuan, apalagi kalau memang tidak perlu. Kalau sekadar untuk minjem buku catatan, ngapain minjem pada si doi, cari aja teman lain yang bisa kita pinjam bukunya. Lagipula, kalau kamu nggak sabaran, khawatir ada pandangan negatif dari si doi. Bisa-bisa kamu dicap sebagai ikhwan atau akhwat yang agre (maksudnya agresif). Zwing&#8230;zwing.. gubrak!</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Kedua, </span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">jangan ?menggoda? dengan gaya bicara dan penampilan yang gimanaa.. gitu. Jadi, ketika kamu berbicara dengan lawan jenis harus diperhatikan intonasi dan gaya bicaranya. Bagi wanita, jangan sekali-kali ketika berinteraksi dengan anak cowok menggunakan gaya bicara yang mendayu-dayu kayak penyanyi dangdut. Suaranya dibuat merdu merayu hingga menyisakan rasa penasaran yang amat sangat bagi kaum lelaki. Wow! Firman Allah:? <span style="font-family:Arial;">?Jika kamu bertakwa, maka janganlah kamu terlalu lemah lembut (mengucapkan perkataan, nanti orang-orang yang dalam hatinya ragu ingin kepadamu. Dan berkatalah dengan perkataan yang baik. ?</span> <span style="font-family:Arial;">(QS. al-Ahzab [33]: 32)</span></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Ketiga,</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;"> menutup aurat. Nggak salah neh? Kalo aktivis kan udah ngeh soal itu Bang? Bener. Harusnya memang begitu. Tapi, banyak juga yang belum tahu bagaimana cara mengenakan busana sesuai syariat. Akhwatnya masih pake kerudung gaul yang ?cepak? abis! (kalo yang bener kan ?gondrong?. He..he..). Iya, kerudungnya aja modis banget. Pake lipstik lagi bibirnya. Bedakannya tebel banget pula. Minyak wanginya? Bikin ikan sekom ngapung!</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Jadi buat para akhwat, jangan tabarujj deh. Duh, kebayang banget lucunya kalo aktivis pengajian tabarujj alias tampil pol-polan dengan memamerkan kecantikannya. Jangan ya, Allah Swt. berfirman: <span style="font-family:Arial;">?&#8230;dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu?</span> <span style="font-family:Arial;">(QS al-Ahzab [33]: 33)</span></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Banyak lho yang mengaku aktivis masjid tapi kelakuannya masih begitu. Jadi, mari kita sama-sama membenahi diri kita dan juga teman-teman yang lain sesama aktivis masjid. perubahan memang butuh proses. Tapi, kudu dimulai dari sekarang. Siap kan? Heu-euh!</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Keempat, </span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">kurangi berhubungan. Mungkin ketemu langsung sih nggak, tapi komunikasi jalan terus tuh. Mulai dari sarana ?tradisional? macam surat via pos, sampe yang udah canggih macam via telepon, HP, dan juga internet. Wuih, ketemu langsung emang jarang, tapi kirim SMS dan nelponnya kuat. Apalagi kalo urusan chatting, pake ada jadwalnya segala. Udah gitu, kirim-kirim e-mail pula. Hmm&#8230; jadi tetep berhubungan kan? Emang sih bukan masuk kategori khalwat. Tapi kan bisa menumbuhkan rasa cinta, suka, dan sayang? Nggak percaya? Jangan dicoba! He..he..</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Kelima, </span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">jaga hati. Ya, meski sesama aktivis pengajian, bisikan setan tetap berlaku. Bahkan sangat boleh jadi makin kuat komporannya. Itu sebabnya, kalo hatimu panas terus karena panah asmara itu, dinginkan hati dengan banyak mengingat Allah. Mengingat dosa-dosa yang udah kita lakukan ketika sholat dan membaca al-Quran. Firman Allah Swt.: <span style="font-family:Arial;">?Ingatlah dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.?</span> <span style="font-family:Arial;">(ar-Ra?du [13]: 28)</span></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Oke deh, kamu udah punya modal sekarang. Hati-hatilah dalam bergaul dengan teman satu pengajian. Jaga diri, kesucian, dan kehormatan kamu dan temanmu. Jangan nekat berbuat maksiat. Kalo udah TKD alias Teu Kuat Deui, segera menikah saja (kalo emang udah mampu). Kalo belum mampu? Banyakin aktivitas bermanfaat dan seringlah berpuasa.</span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Arial;">Emang sih kalo pengen ideal, kudu ada kerjasama semua pihak; individu, masyarakat dan juga negara. Hmm.. soal cinta juga urusan negara ya? Negara wajib meredam dan memberantas faktor-faktor yang selalu ngomporin masyarakat untuk berbuat yang nggak-nggak. Betul? Jadi, jangan sampe ukhuwah kita berubah jadi demenan! Catet yo.?</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Amir Ibnu Farihah</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Amir ibnu farihah adalah maula (budak) Thufail ibnu Harits, dan Thufail adalah saudara tiri Aisyah lain ibu yaitu isteri Rasulullah Saw. Ibunya bernama Ummum Ruman. Setelah Amir mendengar bahwasanya Muhammad ibnu Abdullah diberi wahyu dari Allah, maka Amir bergegas datang ke hadapan Rasulullah. Kemudian menyatakan keislamannya di hadapan beliau. Ke-islamannya menimbulkan kemarahan di kalangan kaum Quraisy karena mereka khawatir makin tersebarnya agama Islam. Mereka mencoba mengembalikannya kepada kekufuran dengan janji kemerdekaan dan juga ancaman, namun Amir hanya menutup telinganya dan mengikrarkan bahwa tidak ada satupun yang ia takuti selain Allah Swt.<br />
Ia kemudian menantang kaum Quraisy, yang membuat kaum itu geram dan lalu melemparnya ke atas batu-batu yang panas di siang hari setelah menelanjanginya, lalu mereka juga menyetrika para budak dengan besi yang panas. Namun tidak ada satupun yang mau kembali kepada kekufuran. Setelah Abu Bakar mengetahui bahwa Amir ibnu Farihah masuk Islam, dan setiap hari ia menanggung beban yang amat berat, maka ia segera pergi ke rumah Thufail untuk membeli Amir.<br />
Setelah Amir memperoleh kemerdekaan ia turut berhijrah bersama Rasulullah Saw, dan menjadi tamu Sa&#8217;ad ibnu Khaitsamah. Sa&#8217;ad adalah salah seorang dari 12 pemimpin baiat Aqabah yang kedua. Di Madinah, Amir sibukberdagang, tapi dia tidak pernah absen untuk sholat berjama&#8217;ah bersama Rasulullah. Ia sedikit berbicara, dan lebih suka berdzikir kepada Allah Swt. Ia juga turut dalam beberapa peperangan, dan termasuk dalm pasukan yang berjalan kaki. Dia juga termasuk yang diberi peringatan oleh Allah Swt pada saat perang uhud, karena melakukan pelanggaran menuruni bukit uhud.<br />
Pada bulan Safar tahun ke-empat hijriah, Sorang pembesar Najed yang bernama Amir ibnu Malik, dengan panggilan Abu Barra yang meminta beberapa utusan dari Rasulullah untukk mengajak kaumnya mengikuti agama Islam. Dan dia berani menjamin kalau utusan tersebut tidak akan diserang oleh kaumnya. Akhirnya Rasulullah mengutus 40 orang yang diantaranya adalah Amir ibnu Farihah, di bawah pimpinan Al Mundzir ibnu Amr. Setelah berkemah di Bi Ma&#8217;unah, utusan itu mengirim lagi Haram ibnu Malhan sebagai delegasi untuk menyampaikan surat dari Rasulullah kepada Amir ibnu Thufail yang menjadi tokoh di daerah itu. Amir ibnu Thufail enggan membaca surat itu, sebaliknya ia malah menghunus pedang dan membunuh utusan tersebut. Dia kemudian meminta bantuan Bani Amir untuk meyerang utusan lain Rasulullah, namun Bani tersebut menolak dengan alasan tidak akan melanggar janji Abu Barra&#8217;. Bantuan baru dia dapat oleh Bani Sulaim, yang langsung mengepung para utusan Rasulullah. Mereka membunuh para utusan tersebut hingga tersisa hanya 3 orang.<br />
Amir ibnu Farihah, termasuk utusan yang syahid di Bir Ma&#8217;unah, ia dibunuh oleh Jabr ibnu Salma al Kabaly dengan tusukan panah di antara dua pundaknya, hingga ujung panah itu menembus pundaknya. Ketika terbunuh Amir ibnu Farihah sempat berkata, &#8220;Sungguh aku telah beruntung.&#8221; Jabar kemudian bertanya, &#8220;Karena apakah Amir merasa beruntung pada saat itu?&#8221; Para sahabt menjawab, &#8220;Ia beruntung karena mati syahid.&#8221; Jabar menambahkan, &#8220;Sungguh, aku melihat jenazahnya terangkat tinggi ke langit, hingga aku tidak bisa melihatnya.&#8221; Setelah menyaksikan kejadian itu Jabbar menyatakan masuk Islam.<br />
Setelah berita para utusan tersebut sampai ke Rasulullah, beliau merasa sangat sedih, dan beliau bersabda, &#8220;Ini adalah perbuatan Abu Barra. Sebelumnya aku tidak ingin mengirim utusan ke Nejeb karena aku khawatir kejadian seperti ini. Kemudian para sahabt melaporkan, &#8220;Kami tidak menemukan jenazah Amir ibnu Farihah padahal ia juga mati syahid.&#8221; Sabda beliau, &#8220;Malaikat telah mengubur jenazahnya dan kini ia berada di tempat yang paling tinggi.&#8221;<br />
Subhanallah&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ali bin Abi Thalib</span></strong></p>
<p>Pada suatu ketika Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam pernah menyatakan bahwa dirinya diibaratkan sebagai kota ilmu, sementara Ali bin Abi Thalib adalah gerbangnya ilmu. Mendengar pernyataan yang demikian, sekelompok kaum Khawarij tidak mempercayainya. Mereka tidak percaya, apa benar Ali bin Abi Thalib cukup pandai sehingga ia mendapat julukan &#8220;gerbang ilmu&#8221; dari Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.</p>
<p>Berkumpullah sepuluh orang dari kaum Khawarij. Kemudian mereka bermusyawarah untuk menguji kebenaran pernyataan Rasulullah tersebut. Seorang di antara mereka berkata, &#8220;Mari sekarang kita tanyakan pada Ali tentang suatu masalah saja. Bagaimana jawaban Ali tentang masalah itu. Kita bisa menilai seberapa jauh kepandaiannya. Bagaimana? Apakah kalian setuju?&#8221;<br />
&#8220;Setuju!&#8221; jawab mereka serentak.<br />
&#8220;Tetapi sebaiknya kita bertanya secara bergiliran saja&#8221;, saran yang lain. &#8220;Dengan begitu kita dapat mencari kelemahan Ali. Namun bila jawaban Ali nanti selalu berbeda-beda, barulah kita percaya bahwa memang Ali adalah orang yang cerdas.&#8221;</p>
<p>&#8220;Baik juga saranmu itu. Mari kita laksanakan!&#8221; sahut yang lainnya.<br />
Hari yang telah ditentukan telah tiba. Orang pertama datang menemui Ali lantas bertanya, &#8220;Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?&#8221;<br />
&#8220;Tentu saja lebih utama ilmu,&#8221; jawab Ali tegas.<br />
&#8220;Ilmu adalah warisan para Nabi dan Rasul, sedangkan harta adalah warisan Qarun, Fir&#8217;aun, Namrud dan lain-lainnya,&#8221; Ali menerangkan.<br />
Setelah mendengan jawaban Ali yang demikian, orang itu kemudian mohon diri. Tak lama kemudian datang orang kedua dan bertanya kepada Ali dengan pertanyaan yang sama. &#8220;Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?&#8221;<br />
&#8220;Lebih utama ilmu dibanding harta,&#8221; jawab Ali.<br />
&#8220;Mengapa?&#8221;<br />
&#8220;Karena ilmu akan menjaga dirimu, sementara harta malah sebaliknya, engkau harus menjaganya.&#8221;<br />
Orang kedua itu pun pergi setelah mendengar jawaban Ali seperti itu. Orang ketiga pun datang menyusul dan bertanya seperti orang sebelumnya.<br />
&#8220;Bagaimana pendapat tuan bila ilmu dibandingkan dengan harta?&#8221;<br />
Ali kemudian menjawab bahwa, &#8220;Harta lebih rendah dibandingkan dengan ilmu?&#8221;<br />
&#8220;Mengapa bisa demikian tuan?&#8221; tanya orang itu penasaran.<br />
&#8220;Sebab orang yang mempunyai banyak harta akan mempunyai banyak musuh. Sedangkan orang yang kaya ilmu akan banyak orang yang menyayanginya dan hormat kepadanya.&#8221;</p>
<p>Setelah orang itu pergi, tak lama kemudian orang keempat pun datang dan menanyakan permasalahan yang sama. Setelah mendengar pertanyaan yang diajukan oleh orang itu, Ali pun kemudian menjawab, &#8220;Ya, jelas-jelas lebih utama ilmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apa yang menyebabkan demikian?&#8221; tanya orang itu mendesak.<br />
&#8220;Karena bila engkau pergunakan harta,&#8221; jawab Ali, &#8220;jelas-jelas harta akan semakin berkurang. Namun bila ilmu yang engkau pergunakan, maka akan semakin bertambah banyak.&#8221;</p>
<p>Orang kelima kemudian datang setelah kepergian orang keempat dari hadapan Ali. Ketika menjawab pertanyaan orang ini, Ali pun menerangkan, &#8220;Jika pemilik harta ada yang menyebutnya pelit, sedangkan pemilik ilmu akan dihargai dan disegani.&#8221;<br />
Orang keenam lalu menjumpai Ali dengan pertanyaan yang sama pula. Namun tetap saja Ali mengemukakan alasan yang berbeda. Jawaban Ali tersebut ialah, &#8220;Harta akan selalu dijaga dari kejahatan, sedangkan ilmu tidak usah dijaga dari kejahatan, lagi pula ilmu akan menjagamu.&#8221;</p>
<p>Dengan pertanyaan yang sama orang ketujuh datang kepada Ali. Pertanyaan itu kemudian dijawab Ali, &#8220;Pemilik ilmu akan diberi syafa&#8217;at oleh Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala di hari kiamat nanti, sementara pemilik harta akan dihisab oleh Allah kelak.&#8221;<br />
Kemudian kesepuluh orang itu berkumpul lagi. Mereka yang sudah bertanya kepada Ali mengutarakan jawaban yang diberikan Ali. Mereka tak menduga setelah mendengar setiap jawaban, ternyata alasan yang diberikan Ali selalu berbeda. Sekarang tinggal tiga orang yang belum melaksanakan tugasnya. Mereka yakin bahwa tiga orang itu akan bisa mencari celah kelemahan Ali. Sebab ketiga orang itu dianggap yang paling pandai di antara mereka.</p>
<p>Orang kedelapan menghadap Ali lantas bertanya, &#8220;Antara ilmu dan harta, manakah yang lebih utama wahai Ali?&#8221;<br />
&#8220;Tentunya lebih utama dan lebih penting ilmu,&#8221; jawab Ali.<br />
&#8220;Kenapa begitu?&#8221; tanyanya lagi.<br />
&#8220;Dalam waktu yang lama,&#8221; kata Ali menerangkan, &#8220;harta akan habis, sedangkan ilmu malah sebaliknya, ilmu akan abadi.&#8221;<br />
Orang kesembilan datang dengan pertanyaan tersebut. &#8220;Seseorang yang banyak harta&#8221;, jawab Ali pada orang ini, &#8220;akan dijunjung tinggi hanya karena hartanya. Sedangkan orang yang kaya ilmu dianggap intelektual.&#8221;</p>
<p>Sampailah giliran orang terakhir. Ia pun bertanya pada Ali hal yang sama. Ali menjawab, &#8220;Harta akan membuatmu tidak tenang dengan kata lain akan mengeraskan hatimu. Tetapi, ilmu sebaliknya, akan menyinari hatimu hingga hatimu akan menjadi terang dan tentram karenanya.&#8221;</p>
<p>Ali pun kemudian menyadari bahwa dirinya telah diuji oleh orang-orang itu. Sehingga dia berkata, &#8220;Andaikata engkau datangkan semua orang untuk bertanya, insya Allah akan aku jawab dengan jawaban yang berbeda-beda pula, selagi aku masih hidup.&#8221;</p>
<p>Kesepuluh orang itu akhirnya menyerah. Mereka percaya bahwa apa yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam di atas adalah benar adanya. Dan ali memang pantas mendapat julukan &#8220;gerbang ilmu&#8221;. Sedang mengenai diri Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam sudah tidak perlu diragukan lagi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikankaummuda.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikankaummuda.wordpress.com&amp;blog=2988474&amp;post=4&amp;subd=pendidikankaummuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/islamkoe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a478c07d5313f19c331dba3488cbd674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Robert</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>60 Pelebur Dosa</title>
		<link>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/60-pelebur-dosa/</link>
		<comments>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/60-pelebur-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 19:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rabetsa Kariono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/60-pelebur-dosa/</guid>
		<description><![CDATA[Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia. Risalah ini ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama yang sangat urgen bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana ini dengan ampunan Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikankaummuda.wordpress.com&amp;blog=2988474&amp;post=3&amp;subd=pendidikankaummuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Times New Roman">Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Risalah ini ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama yang sangat urgen bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana ini dengan ampunan Allah dari segala dosa sehingga Allah tidak menghisabnya pada hari Kiamat, dan memasukkannya ke dalam surga kenikmatan, hidup kekal didalamnya, tidak keluar selama-lamanya.<br />
Di dalam risalah yang sederhana ini kami sampaikan beberapa amalan yang dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar, yang kesemuanya bersumber dari hadist-hadist yang shahih. Kita bermohon kepada Allah yang Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang haq selain Dia, untuk menerima segala amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">1. TAUBAT</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya&#8221; HR. Muslim, No. 2703.<br />
&#8220;Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima tobat seorang hamba selama ruh belum sampai ketenggorokan&#8221;.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">2. KELUAR UNTUK MENUNTUT ILMU</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju surga&#8221; HR. Muslim, No. 2699.</font></p>
<p><b><br />
<span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">3. SENANTIASA MENGINGAT ALLAH</font></span></b><br />
<font face="Times New Roman">&#8220;Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: &#8220;Tentu&#8221;, lalu beliau bersabda: (( Zikir kepada Allah Ta`ala ))&#8221; HR. At Turmidzi, No. 3347.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">4. BERBUAT YANG MA`RUF DAN MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN</span></b><br />
&#8220;Setiap yang ma`ruf adalah shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat pahala) seperti pelakunya&#8221; HR. Bukhari, Juz. X/ No. 374 dan Muslim, No. 1005.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">5. BERDA`WAH KEPADA ALLAH</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun&#8221; HR. Muslim, No. 2674.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">6. MENGAJAK YANG MA`RUF DAN MENCEGAH YANG MUNGKAR.</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya, jika ia tidak mampu (pula) maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman&#8221; HR. Muslim, No. 804.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">7. MEMBACA AL QUR`AN</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Bacalah Al Qur`an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa`at kepada pembacanya&#8221; HR. Muslim, No. 49.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">8. MEMPELAJARI AL QUR`AN DAN MENGAJARKANNYA</span></b><br />
&#8220;Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya&#8221; HR. Bukhari, Juz. IX/No. 66.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">9. MENYEBARKAN SALAM</span></b><br />
&#8220;Kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan tidaklah kalian beriman (sempurna) sehingga berkasih sayang. Maukah aku tunjukan suatu amalan yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan kasih sayang di antara kalian? (yaitu) sebarkanlah salam&#8221; HR. Muslim, No.54.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">10. MENCINTAI KARENA ALLAH</span></b><br />
&#8220;Sesungguhnya Allah Ta`ala berfirman pada hari kiamat: ((Di manakah orang-orang yang mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini Aku akan menaunginya dalam naungan-Ku, pada hari yang tiada naungan selain naungan-Ku))&#8221; HR. Muslim, No. 2566.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">11. MEMBESUK ORANG SAKIT</span></b><br />
&#8220;Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga sore hari, dan apabila ia menjenguk pada sore harinya mereka akan shalawat kepadanya hingga pagi hari, dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di surga&#8221; HR. Tirmidzi, No. 969.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">12. MEMBANTU MELUNASI HUTANG</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa meringankan beban orang yang dalam kesulitan maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan di akhirat&#8221; HR. Muslim, No.2699.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><b><span style="color:blue;">13. MENUTUP AIB ORANG LAIN</span></b><br />
&#8220;Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat&#8221; HR. Muslim, No. 2590.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">14. MENYAMBUNG TALI SILATURAHMI</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: &#8220;Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya&#8221;<br />
HR. Bukhari, Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim, No. 2555.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">15. BERAKHLAK YANG BAIK</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Rasulullah SAW ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga, maka beliau menjawab: &#8220;Bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang baik&#8221; HR. Tirmidzi, No. 2003.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">16. JUJUR</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Hendaklah kalian berlaku jujur karena kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukan jalan menuju surga&#8221;<br />
HR. Bukhari Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim., No. 2607.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">17. MENAHAN MARAH</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa menahan marah padahal ia mampu menampakkannya maka kelak pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk dan menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai&#8221; HR. Tirmidzi, No. 2022.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">18. MEMBACA DO`A PENUTUP MAJLIS</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa yang duduk dalam suatu majlis dan banyak terjadi di dalamnya kegaduhan lalu sebelum berdiri dari duduknya ia membaca do`a:</font></p>
<p><font face="Times New Roman">(Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa Tidak ada Ilah (Tuhan) yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu) melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya selama ia berada di majlis tersebut&#8221; HR. Tirmidzi, Juz III/No. 153.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">19. SABAR</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim baik berupa malapetaka, kegundahan, rasa letih, kesedihan, rasa sakit, kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah akan melebur dengannya kesalahan-kesalahannya&#8221; HR. Bukhari, Juz. X/No. 91.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">20. BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Sangat celaka, sangat celaka, sangat celaka&#8230;! Kemudian ditanyakan: Siapa ya Rasulullah?, beliau bersabda: ((Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya di masa lanjut usia kemudian ia tidak bisa masuk surga))&#8221; HR. Muslim, No. 2551.</font></p>
<p><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">21. BERUSAHA MEMBANTU PARA JANDA DAN MISKIN</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Orang yang berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya dengan orang yang berjihad di jalan Allah&#8221; dan saya (perawi-pent) mengira beliau berkata: ((Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang tidak pernah jenuh, dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah berbuka&#8221; HR. Bukhari, Juz. X/No. 366. </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">22. MENANGGUNG BEBAN HIDUP ANAK YATIM</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Saya dan penanggung beban hidup anak yatim itu di surga seperti begini,&#8221; seraya beliau menunjukan kedua jarinya: jari telunjuk dan jari tengah.<br />
HR. Bukhari, Juz. X/No. 365.</p>
<p><b><span style="color:blue;">23. WUDHU`</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa yang berwudhu`, kemudian ia memperbagus wudhu`nya maka keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya, hingga keluar dari ujung kukunya&#8221; <br />
HR. Muslim, No. 245.</p>
<p><b><span style="color:blue;">24. BERSYAHADAT SETELAH BERWUDHU`</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">((Barangsiapa berwudhu` lalu memperbagus wudhu`nya kemudian ia mengucapkan: <br />
أشْهَدُ أنْ لاَّ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ ورَسُوْلُُُهُ،<br />
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ<br />
(Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya,Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci,&#8221; maka dibukakan baginya pintu-pintu surga dan ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki&#8221;<br />
HR. Muslim, No. 234.</p>
<p><b><span style="color:blue;">25. MENGUCAPKAN DO`A SETELAH AZAN </span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa mengucapkan do`a ketika ia mendengar seruan azan:<br />
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ والصَّلاَةِ القَائِمَةِ, آتِ مُحَمَّداً الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَّحْمُوْداً الَّذِيْ وَعَدتَّهُ<br />
((Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di surga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya)) maka ia berhak mendapatkan syafa`atku pada hari kiamat&#8221;<br />
HR. Bukhari, Juz. II/No. 77.</p>
<p><b><span style="color:blue;">26. MEMBANGUN MASJID</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa membangun masjid karena mengharapkan keridhaan Allah maka dibangunkan baginya yang serupa di surga&#8221; HR. Bukhari, No. 450.</p>
<p><b><span style="color:blue;">27. BERSIWAK</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Seandainya saya tidak mempersulit umatku niscaya saya perintahkan mereka untuk bersiwak pada setiap shalat&#8221; HR. Bukhari II/No. 331 dan HR. Muslim, No. 252.</p>
<p><b><span style="color:blue;">28. BERANGKAT KE MASJID</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa berangkat ke masjid pada waktu pagi atau sore, niscaya Allah mempersiapkan baginya tempat persinggahan di surga setiap kali ia berangkat pada waktu pagi atau sore&#8221; HR. Bukhari, Juz. II/No. 124 dan HR. Muslim, No. 669.</p>
<p><b><span style="color:blue;">29. SHALAT LIMA WAKTU</span></b><br />
&#8220;Tiada seorang muslim kedatangan waktu shalat fardhu kemudian ia memperbagus wudhu`nya, kekhusyu`annya dan ruku`nya kecuali hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya selama ia tidak dilanggar suatu dosa besar. Dan yang demikian itu berlaku sepanjang masa&#8221; HR. Muslim, No. 228.</p>
<p><b><span style="color:blue;">30. SHALAT SUBUH DAN ASHAR</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa shalat pada dua waktu pagi dan sore (subuh dan ashar) maka ia masuk surga&#8221; HR. Bukhari, Juz. II/No. 43.</p>
<p><b><span style="color:blue;">31. SHALAT JUM`AT </span></b><br />
&#8220;Barangsiapa berwudhu` lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri shalat Jum`at, mendengar dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jum`at pada hari itu dengan Jum`at yang lain dan ditambah lagi tiga hari&#8221; HR. Muslim, 857.</p>
<p><b><span style="color:blue;">32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI JUM`AT</span></b><br />
&#8220;Pada hari ini terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedangkan ia berdiri shalat seraya bermohon kepada Allah sesuatu, tiada lain ia akan dikabulkan permohonannya&#8221;<br />
HR. Bukhari, Juz. II/No. 344 dan HR. Muslim, No. 852.</p>
<p><b><span style="color:blue;">33. MENGIRINGI SHALAT FARDHU DENGAN SHALAT SUNNAT RAWATIB</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Tiada seorang hamba muslim shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat sebagai shalat sunnat selain shalat fardhu, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di surga&#8221; HR. Muslim, No. 728.</p>
<p><b><span style="color:blue;">34. SHALAT 2 (DUA) RAKAAT SETELAH MELAKUKAN DOSA</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia berwudhu` dengan sempurna kemudian berdiri melakukan shalat 2 rakaat, lalu memohon ampunan Allah, melainkan Allah mengampuninya&#8221; HR. Abu Daud, No.1521.</p>
<p><b><span style="color:blue;">35. SHALAT MALAM</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Shalat yang paling afdhal setelah shalat fardhu adalah shalat malam&#8221; <br />
HR. Muslim, No. 1163.</p>
<p><b><span style="color:blue;">36. SHALAT DHUHA</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Setiap persendian dari salah seorang di antara kalian pada setiap paginya memiliki kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah, setiap tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, setiap takbir itu sedekah, memerintahkan kepada yang makruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah, tetapi semuanya itu dapat terpenuhi dengan melakukan shalat 2 rakaat dhuha&#8221; HR. Muslim, No. 720.</p>
<p><b><span style="color:blue;">37. SHALAWAT KEPADA NABI SAW</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali maka Allah membalas shalawatnya itu sebanyak 10 kali&#8221; HR. Muslim, No. 384.</p>
<p><b><span style="color:blue;">38. PUASA</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya karena puasa itu dari neraka selama 70 tahun&#8221; HR. Bukhari, Juz. VI/No. 35.</p>
<p><b><span style="color:blue;">39. PUASA 3 (TIGA) HARI PADA SETIAP BULAN</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Puasa 3 (tiga) hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa&#8221; <br />
HR. Bukhari, Juz. IV/No. 192 dan HR. Muslim, No. 1159.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><b><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">40. PUASA 60 (ENAM) HARI PADA BULAN SYAWAL</font></span></b><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan, lalu ia mengiringinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka hal itu seperti puasa sepanjang masa&#8221; <br />
HR. Muslim, 1164.</p>
<p><b><span style="color:blue;">41. PUASA `ARAFAT</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Puasa pada hari `Arafat (9 Dzulhijjah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang&#8221; HR. Muslim, No. 1162.</p>
<p><b><span style="color:blue;">42. PUASA `ASYURA</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Dan dengan puasa hari `Asyura (10 Muharram) saya berharap kepada Allah dapat melebur dosa-dosa setahun sebelumnya&#8221; HR. Muslim,No. 1162.</p>
<p><b><span style="color:blue;">43. MEMBERI HIDANGAN BERBUKA BAGI ORANG YANG BERPUASA</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikitpun&#8221; HR. Tirmidzi, No. 807.</p>
<p><b><span style="color:blue;">44. SHALAT DI MALAM LAILATUL QADR</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa mendirikan shalat di (malam) Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu&#8221;<br />
HR. Bukhari Juz. IV/No. 221 dan HR. Muslim, No. 1165.</p>
<p><b><span style="color:blue;">45. SEDEKAH</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api&#8221; <br />
HR. Tirmidzi, No. 2616.</p>
<p><b><span style="color:blue;">46. HAJI DAN UMRAH</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kaffarah (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga&#8221; HR. Muslim, No. 1349.</p>
<p><b><span style="color:blue;">47. BERAMAL SHALIH PADA 10 HARI BULAN DZULHIJJAH</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Tiada hari-hari, beramal shalih pada saat itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu 10 hari pada bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: &#8220;Dan tidak (pula) jihad di jalan Allah? Beliau bersabda: &#8220;Tidak (pula) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia tidak kembali lagi dengan membawa sesuatu apapun&#8221; <br />
HR. Bukhari, Juz. II/No. 381.</p>
<p><b><span style="color:blue;">48. JIHAD DI JALAN ALLAH</span></b><br />
&#8220;Bersiap siaga satu hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan tempat pecut salah seorang kalian di surga adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya&#8221; HR. Bukhari, Juz. VI/No. 11.</p>
<p><b><span style="color:blue;">49. INFAQ DI JALAN ALLAH</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa membantu persiapan orang yang berperang maka ia (termasuk) ikut berperang, dan barangsiapa membantu mengurusi keluarga orang yang berperang, maka iapun (juga) termasuk ikut berperang&#8221; HR. Bukhari, Juz.VI/No. 37 dan HR. Muslim, No. 1895.</p>
<p><b><span style="color:blue;">50. MENSHALATI MAYIT DAN MENGIRINGI JENAZAH</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa ikut menyaksikan jenazah sampai dishalatkan maka ia memperoleh pahala satu qirat, dan barangsiapa yang menyaksikannya sampai dikubur maka baginya pahala dua qirat. Lalu dikatakan: &#8220;Apakah dua qirat itu?&#8221;, beliau menjawab: ((Seperti dua gunung besar))&#8221; HR. Bukhari, Juz. III/No. 158.</p>
<p><b><span style="color:blue;">51. MENJAGA LIDAH DAN KEMALUAN</span></b><br />
&#8220;Siapa yang menjamin bagiku &#8220;sesuatu&#8221; antara dua dagunya dan dua selangkangannya, maka aku jamin baginya surga&#8221;<br />
HR. Bukhari, Juz. II/No. 264 dan HR. Muslim, No. 265.</p>
<p><b><span style="color:blue;">52. KEUTAMAAN MENGUCAPKAN LAA ILAHA ILLALLAH DAN SUBHANALLAH WA BI HAMDIH</span></b><br />
&#8220;Barangsiapa mengucapkan:<br />
((لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ)) sehari seratus kali, maka baginya seperti memerdekakan 10 budak, dan dicatat baginya 100 kebaikan,dan dihapus darinya 100 kesalahan, serta doanya ini menjadi perisai baginya dari syaithan pada hari itu sampai sore. Dan tak seorangpun yang mampu menyamai hal itu, kecuali seseorang yang melakukannya lebih banyak darinya&#8221;. Dan beliau bersabda: &#8220;Barangsiapa mengucapkan: (( سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ )) satu hari 100 kali, maka dihapuskan dosa-dosanya sekalipun seperti buih di lautan&#8221;<br />
HR. Bukhari, Juz. II/No. 168 dan HR. Muslim, No. 2691.</p>
<p><b><span style="color:blue;">53. MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Saya telah melihat seseorang bergelimang di dalam kenikmatan surga dikarenakan ia memotong pohon dari tengah-tengah jalan yang mengganggu orang-orang&#8221; HR. Muslim.</p>
<p><b><span style="color:blue;">54. MENDIDIK DAN MENGAYOMI ANAK PEREMPUAN</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya maka ia pasti akan mendapatkan surga&#8221; HR. Ahmad dengan sanad yang baik.</p>
<p><b><span style="color:blue;">55. BERBUAT BAIK KEPADA HEWAN</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Ada seseorang melihat seekor anjing yang menjilat-jilat debu karena kehausan maka orang itu mengambil sepatunya dan memenuhinya dengan air kemudian meminumkannya pada anjing tersebut, maka Allah berterimakasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga&#8221; HR. Bukhari.</p>
<p><b><span style="color:blue;">57. MENINGGALKAN PERDEBATAN</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Aku adalah pemimpin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya&#8221;HR. Abu Daud.</p>
<p><b><span style="color:blue;">58. MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA SEIMAN</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">((Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang para penghuni surga? Mereka berkata: &#8220;Tentu wahai Rasulullah&#8221;, maka beliau bersabda: &#8220;Nabi itu di surga, orang yang jujur di surga, dan orang yang mengunjungi saudaranya yang sangat jauh dan dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah maka ia di surga&#8221;)) Hadits hasan, riwayat At-Thabrani.</p>
<p><b><span style="color:blue;">59. KETAATAN SEORANG ISTRI TERHADAP SUAMINYA</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Apabila seorang perempuan menjaga shalatnya yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjaga kemaluannya serta menaati suaminya maka ia akan masuk surga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki&#8221; HR. Ibnu Hibban, hadits shahih.</p>
<p><b><span style="color:blue;">60. TIDAK MEMINTA-MINTA KEPADA ORANG LAIN</span></b></font><span style="color:blue;"><br />
</span><font face="Times New Roman">&#8220;Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-minta apapun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk surga&#8221; <br />
Hadits shahih, riwayat Ahlus Sunan.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikankaummuda.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikankaummuda.wordpress.com&amp;blog=2988474&amp;post=3&amp;subd=pendidikankaummuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/60-pelebur-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a478c07d5313f19c331dba3488cbd674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Robert</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya&#8230;</title>
		<link>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/hello-world/</link>
		<comments>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 19:25:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rabetsa Kariono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Shelley Luben mantan aktris porno mengaku bisa keluar dari dunia gelap bernama ‘industri pornografi’ dan memilih menjadi aktivis melawan ekploitasi seksual terhadap gadis-gadis muda Amerika. Gadis cantik, bertubuh seksi dan mata yang membangkitkan gairah seakan-akan berkata “i want You”. Itu kesan yang terlihat di setiap sampul film porno. Tapi, bisa jadi itulah tipuan terbesar sepanjang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikankaummuda.wordpress.com&amp;blog=2988474&amp;post=1&amp;subd=pendidikankaummuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_9" class="wp-caption alignnone" style="width: 487px"><img class="size-full wp-image-9" title="saynotoplayboy1" src="http://pendidikankaummuda.files.wordpress.com/2008/02/saynotoplayboy1.jpg?w=477&#038;h=613" alt="i say no..." width="477" height="613" /><p class="wp-caption-text">i say no...</p></div>
<p>Shelley Luben mantan aktris porno mengaku bisa keluar dari dunia gelap bernama ‘industri pornografi’ dan memilih menjadi aktivis melawan ekploitasi seksual terhadap gadis-gadis muda Amerika. Gadis cantik, bertubuh seksi dan mata yang membangkitkan gairah seakan-akan berkata “i want You”. Itu kesan yang terlihat di setiap sampul film porno. Tapi, bisa jadi itulah tipuan terbesar sepanjang masa.</p>
<p dir="ltr">Inilah kisah dan pengakuan Shelley Luben tentang masa buruk dan seluk beluk industri maksiat itu. Tulisan ini diturunkan sebagai pelajaran bagi kita semua. Terutama para aktivis yang “menurut mata” terhadap dampak industri pornografi.</p>
<p dir="ltr"><span id="more-1"></span></p>
<p dir="ltr"><strong>Percayalah, Aku tahu !!</strong></p>
<p dir="ltr">“Aku dulu pernah melakukannya sepanjang waktu dan aku melakukannnya karena Nafsuku akan kekuasaan dan kecintaanku kepada uang. Aku tidak pernah menyukai seks. Bahkan Aku tidak menginginkannya dan faktanya aku lebih banyak minum Jack Daniels (jenis minuman alkohol import original. Sejenis Jhonny Walker yang juga masuk Indonesia, red) daripada bersama para pria yang dibayar seperti aku untuk “berpura-pura” di film.</p>
<p dir="ltr">Ya Benar tidak ada diantara kami –gadis-gadis blonde yang menyukai being in porn movie. Kami benci disentuh oleh orang asing yang sama sekali tidak peduli dengan kami. Kami benci dianggap rendah oleh mereka, laki-laki dengan keringat dan bau busuknya. Beberapa diantara kami sering sampai muntah di kamar mandi saat break syuting. Sedangkan yang lainnya berusaha menenangkan diri dengan merokok Marlboro tanpa henti.</p>
<p dir="ltr">Tapi porn industry (industri pornografi) ingin agar kamu selalu berpikir kalau kami artis porno sangat menyukai seks. Mereka ingin kamu percaya bahwa kami senang dilecehkan seperti binatang dalam berbagai jenis adegan di film.</p>
<p dir="ltr">Kenyataannya, artis porno sering tidak tahu apa saja adegan yang akan mereka lakukan saat pertama kali datang ke lokasi syuting dan kami hanya diberi dua pilihan oleh produser: “Lakukan atau Pulang Tanpa Bayaran. Kerja atau tidak akan bisa kerja lagi.”</p>
<p dir="ltr"><strong>Iya memang benar kami punya pilihan.</strong></p>
<p dir="ltr">Beberapa diantara kami memang sangat memerlukan uang. Tapi kami dimanipulasi, dipaksa bahkan diancam.</p>
<p dir="ltr">Beberapa diantara kami terjangkit AIDS karena profesi ini. Atau tertular herpes dan berbagai macam penyakit kelamin lain yang sukar disembuhkan. Salah seorang artis film porno setelah syuting dengan menahan sakit sepanjang hari setelah sampai dirumah menembak kepalanya dengan pistol.</p>
<p dir="ltr">Kebanyakan dari artis porno mungkin berasal dari keluarga yang berantakan dan pernah mengalami pelecehan seksual dan perkosaan dari keluarga atau tetangganya sendiri. Saat kami kecil kami hanya ingin bermain dengan boneka, bukan mendapatkan trauma saat seorang laki-laki dewasa berada diatas tubuh kami.</p>
<p dir="ltr">Jadi sejak kecil kami belajar bahwa seks bisa membuat kami berharga. Dan dengan semua pengalaman mengerikan itu kami menipu kalian di depan kamera padahal sebenarnya kami membenci di setiap menitnya.</p>
<p dir="ltr">Karena trauma itu kebanyakan artis porno hidupnya tergantung kepada alkohol dan narkotika. Dan hidup kami juga selalu diliputi ketakutan akan terjangkit HIV atau penyakit kelamin lainnya seperti; Herpes, gonorrhea, syphilis, chlamydia, dll. setiap hari menghantui kami.</p>
<p dir="ltr">Menurut catatan Shelley dalam situs web nya. Sebelas bintang pornografi mati akibat HIV, bunuh diri, pembunuhan dan obat pada tahun 2007. Antara 2003 dan 2005, 976 orang pemain dilaporkan dengan 1.153 hasil positif STD. 66% dari pemain pornografi terkena Herpes, penyakit yang tak dapat disembuhkan.</p>
<p dir="ltr">Memang setiap bulan kami diperiksa tapi kamu tahu, kalau hal tersebut tidak akan bisa mencegah kami tertular penyakit-penyakit mematikan itu. Selain penyakit, adegan syuting tidak kalah mengerikannya, banyak dari kami mengalami luka sobek atau luka pada organ tubuh bagian dalam kami.</p>
<p dir="ltr">Diluar syuting kami sering berharap bisa menjalani hidup yang normal. Tapi sangat sulit menjalin hubungan yang normal dengan laki-laki ‘biasa’, maka dari itu kebanyakan dari kami menikah dengan sutradara film porno atau menjalani hidup sebagai lesbian.</p>
<p dir="ltr">Buat aku, momen yang tidak akan terlupakan adalah ketika tanpa sengaja anak perempuanku melihat ibunya yang telanjang sedang berciuman dengan gadis lain. Anakku pasti akan terus mengingatnya juga.</p>
<p dir="ltr">Pada hari yang lain kami bisa berubah seperti zombie dengan botol bir di tangan kanan dan gelas wisky di tangan kiri. Kami tidak suka bersih-bersih jadi sering kali kami harus menyewa pembantu untuk membersihkan kotoran kami. Selain itu artis porno benci memasak sendiri. Biasanya kami memesan makanan yang kemudian kami muntahkan lagi karena kebanyakan dari kami menderita bulimia, semacam gejala lapar yang tidak pernah terpuaskan.</p>
<p dir="ltr">Bagi artis porno yang memiliki anak, kami adalah ibu yang paling buruk. Kami menjerit dan bahkan memukul anak kami tanpa alasan. Seringkali saat kami begitu mabuknya sampai-sampai anak kami yang berumur 4 tahun yang menyeret kami dari lantai. Dan ketika ada tamu (kebanyakan karena alasan seks) kami harus mengunci anak kami terlebih dulu dikamar dan menyuruh mereka untuk diam.</p>
<p dir="ltr">Kalau aku biasa membekali anak gadisku dengan pager dan kusuruh dia menungguku di taman sampai aku selesai dengan tamuku.”</p>
<p dir="ltr"><strong>Semua Tipuan…</strong></p>
<p dir="ltr">“Kalau kamu bisa melihat lebih dalam kehidupan artis film porno mungkin kamu akan kehilangan minat menonton film porno. Kenyataan sebenarnya kami artis film porno ingin mengakhiri semua rasa malu ini dan semua trauma dalam hidup kami. Tapi sayangnya kami tidak bisa melakukannya sendiri.</p>
<p dir="ltr">Kami berharap kalian kaum pria membantu kami, memperjuangkan kebebasan dan kehormatan kami. Kami ingin kalian memeluk kami saat kami menghapus air mata dan menyembuhkan luka di hati kami. Kami berharap kalian mau berdoa untuk kami dan semoga Tuhan akan mendengar dan mengampuni semua kesalahan kami di masa lalu.</p>
<p dir="ltr">Industri film porno tidak lebih dari “seks palsu” dan “tipuan kamera”. Percayalah…….!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikankaummuda.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikankaummuda.wordpress.com&amp;blog=2988474&amp;post=1&amp;subd=pendidikankaummuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikankaummuda.wordpress.com/2008/02/26/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a478c07d5313f19c331dba3488cbd674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Robert</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pendidikankaummuda.files.wordpress.com/2008/02/saynotoplayboy1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">saynotoplayboy1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
